Dimensi

Sebab aku,
Memikirkanmu tanpa letih
Merindukanmu tanpa pamrih
Mencintaimu masih

Dalam mimpiku,
Tergambar dimensi lain percintaan kita
Kau wanitaku, sedemikian rupamu
yang senantiasa buat Athena cemburu

Dalam benakku,
Pelukan demi pelukan
Terjadi demikian hingga
Kita tersadar

Berhenti terengah-engah
Mata saling memandang
Tersenyum senang
Meski sedikit lelah

Sayang,
Di akhir mimpiku, kutemukan punggungmu
Tenggelam di kemeja putihku yang kebesaran.

Advertisements
Tags:

One Comment to “Dimensi”

  1. Aiiiiih… Manis kakak. Manis sekali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: