Kepada kalian; jarak dan waktu

Kepada jarak dan waktu,
Kami bukanlah mainanmu
Kami adalah tuanmu,
Pengendali yang semau-mau

Kepada jarak dan waktu,
Entah kapan kalian akan mengerti
Cinta kami bukan lagi balita, yang tetakut menyusuri
Lorong gang, yang gelap kalian mantrai dengan sunyi

Berapa cinta yang kalian kandaskan?
Berapa nafas yang kalian hentikan?
Berapa tangis yang kalian ciptakan;
Hingga menganak sungai, menenggelamkan rindu.

Kepada jarak dan waktu,
Kami bukan pekasih puas dahaga
Yang dipertemukan malam
Lalu dipisahkan fajar,

Bukan, kami lebih sejati dari sekedar dahaga.

Kepada jarak dan waktu,
Pada angin laut kutitipkan rindu
Lalu hujan akan menggemakannya menjadi embun
Di jendela kamar kekasihku

Kepada jarak dan waktu,
Malam ini, kami akan melawan.

Advertisements

5 Comments to “Kepada kalian; jarak dan waktu”

  1. BAHHHH!! Adit.. Puisi ini manis dan berkobar menurutku hehe.. Keren nih 😀

  2. Awalnya terbaca banyak semacam dendam. Tapi manis belakangan 🙂

    Mengalahkan jarak dan waktu bukan perkara mudah, namun bukan mustahil.

    Selamat berjuang! 😀

  3. “Kepada jarak dan waktu
    Pada angin laut kutitipkan rindu
    lalu hujan akan menggemakannya menjadi embun
    di jendela kamar kekasihku.”

    Suka!
    Sangat mengena. Manis pula.
    Selamat melawan jarak dan waktu. 🙂

  4. Suka! Dan gw pernah mengalami ini..

    Rajin nulis ya, gw salah satu pengunjung tetapmu.. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: