Awal

2009

“Sayang, ayo!” istriku setengah berteriak.

@RudyAlams
Bye Tweeps, nganter bini shopping dulu.
Send tweet.

“Yuk, sayang.”
Ujarku setengah bercanda. Wajah istriku masam, aku tahu dia tidak suka aku terlalu larut di timeline. Sejak mengenal twitter, aku jadi lupa waktu.

“Sayang, maaf ya..” ujarnya. “Aku bukan mau terlalu ngatur. Tapi kamu terlalu serius sama timeline.”
“Iya, maafkan aku sayang..”
“Aku ada kabar..”

Cling!

Spontan, tanganku bergerak cepat meraih blackberry di kantongku. Twitter, open, mention.

RT @yougoklik: Selamat anda terpilih sebagai…

“SAYANG, AWAS !!”

Gelap

Kukeluarkan tubuhnya yang penuh darah dari mobil kami. “Sayang?! Sayang?!” kutepuk-tepuk pipinya, mengguncang badannya.

“Si..siapa..kamu?” bisiknya lirih.

Kupeluk tubuhnya erat-erat, tangisku bersembunyi dibalik raungan sirene di kejauhan.

Advertisements

8 Comments to “Awal”

  1. no texting while driving, please 😥

  2. Ini sambungan sama yg kemarin yg terus istrinya jadi hilang ingatan itu Tya? 😥

  3. “Cling!”
    nada yang serta-merta tanpa disadari mendapatkan giliran respon paling awal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: