Perjalanan

20111213-012913.jpg

Perantauan terpanjang (mungkin abadi)
terjurus jelas di matamu
pintu hati dan pikiranmu

Dan lihat kehidupanku, sayang
dirundung kecewa, merunding bencana
tetap senyum tumbuh dengan bahagia; untuk mencintaimu

Dan lihat sebagaimana hancurnya dunia
tetap kebersamaan kita adalah surga
yang kita bangun diatas luka-luka yang
kita seka.

Dan hingga akhirnya aku bisa mencintaimu
dengan khyusuk
yang lebih dari semedi pencarianmu
lebih dari doa yang memohonkanmu
setiap malam, dalam diam
lewat tetesnya air mata

Dan dekaplah raga kesayanganmu ini
yang isinya telah pergi
mungkin mati, mungkin hanya suri
tapi ingatlah, setiap nafasnya
yang pernah hidup di dadamu

Kututup pintu, kemudian melangkah pergi
Kau tetap tertidur pulas dalam selimutmu
memimpikan hidup, yang lebih bahagia dari ini
yang akan terwujud dengan kepergianku

Advertisements
Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: