Hadiah Malam bagi si Penggundah

Bag. III

Ketika alam bernafas dengan dingin, malam ingin kau merindukanku

Ketika para hantu menyamar jadi burung-burung
Kemudian meniupkan suara-suara lirih mengalun

Bulan sabit, terpasung pada atap malam, seseorang melolongkan doa
atas pengorbanannya, sujud para malaikat–lupa kata
menakutkan, meletihkan beranimu

Kurasakan kerapuhanmu malam ini, yang menguatkanku–mendaulatku
jadi penopang tiap kesedihanmu, pengusir bala cemas pikiranmu

Jika kau melewatkan sesuatu dalam doamu,
semoga itu bukan aku

ubd2013

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: