Posts tagged ‘#30HariTantanganMenulis’

June 21, 2011

City of Angels (1998)

Poster film City of Angels dengan pose Nicholas Cage dan Meg Ryan yang terkenal itu 😀

“Bagaimana bila seorang malaikat jatuh cinta?”

Aku menyaksikan film ini kelas 2 Smp dan sampai sekarang masih menempel di sudut ingatan. Entah kenapa, romantisme di film ini sangat sejuk, satir dan miris pada saat bersamaan.

Film ini menceritakan tentang, Seth (Nicholas Cage), salah seorang malaikat yang tugasnya menjemput manusia yang menjelang mati kemudian membimbingnya menuju proses reinkarnasi ke hidup berikutnya. Suatu hari dia bertugas menjemput seorang manusia yang menjelang ajal di sebuah rumah sakit (gokiiil…). Namun dia terkesima dengan perjuangan Maggie Rice (Meg Ryan), dokter yang berusaha menyelamatkan pasien gagal jantung; dan penyesalan Maggie atas kegagalannya.

Seth mulai jatuh cinta, lalu beberapa kali menampakkan diri kepada Maggie, bercakap-cakap tanpa mau memberitahu Maggie tentang dirinya. Maggie pun merasakan hal yang sama, meski sudah memiliki hubungan dengan rekannya yang juga seorang dokter di rumah sakit tempat mereka bekerja. Singkat cerita, Seth bertemu Nathaniel Messinger, salah seorang pasien Maggie yang ternyata merasakan kehadiran Seth. Usut punya usut, ternyata Pak Nathan ini dulunya juga malaikat seperti Seth, dan Seth menyadari waktu Pak Nathan ini tahu Seth membaca pikirannya. Jadi Seth dikerjain sama Pak Nathan ini waktu Pak Nathan makan pancake.

Nathan: “..and you reading my mind right now”
Seth: “Stop that!”

Lalu mereka bercakap-cakap, tentang bagaimana seorang malaikat bisa menjadi (seperti) manusia. Ternyata, Pak Nathan ini menjalani ritual “Jatuh”, yaitu jatuh dari ketinggian yang membuatnya merasakan ‘kemanusiaan’ seperti sakit, berdarah, sentuhan dan sebagainya. Logically, masuk akal ya? Jadi kalau manusia jatuh dari ketinggian tertentu pasti bakal mati/pindah ke dunia malaikat. Mungkin berlaku juga buat malaikat kalau jatuh, bakal pindah jadi manusia. #apadeh #abaikan

Nah, Seth mulai bimbang untuk melanjutkan tugasnya sebagai malaikat karena cintanya kepada Maggie yang menggebu. Sampai akhirnya, dia memutuskan untuk mengambil jalan yang sama dengan Nathan, yaitu “Jatuh” menjadi manusia. Di saat yang bersamaan, Maggie pun bimbang karena dihadapkan pada sebuah lamaran dari rekan dokternya, sementara dia makin jatuh cinta kepada Seth. Tapi Maggie pun sadar bahwa Seth tidak pernah mengalami yang namanya cedera, maupun luka-luka fisik apapun. Ada satu scene saat mereka memasak di dapur Maggie, dimana Maggie melihat dengan jelas jempol Seth terpotong (bukan teriris lagi) oleh pisau dapur saat memotong sayuran. Tapi Seth, pura-pura bodoh dan memperlihatkan bahwa jempolnya tidak apa-apa.

Momenth of truth yang luar biasa aku rasakan ketika Seth memutuskan untuk menjatuhkan diri dan mengorbankan keabadiannya demi cintanya kepada Maggie. Sampai akhirnya mereka bisa saling merasakan dan (ehem) bercinta (hahahaha..). Tapi sungguh, momen itu menyuntikkan keyakinan kepada aku, bahwa cinta memang perlu pengorbanan yang besar. Seperti kita temukan pada Seth yang menanggalkan kemalaikatannya, demi cintanya kepada Maggie.

Ending yang menyesakkan muncul pada saat mereka bersatu, namun Maggie mengalami kecelakaan yang tidak bisa diselamatkan Seth di akhir film drama romansa fantasi ini.

“Seth, i can see them. They came to escort me away. Im not afraid anymore.”

Film ini diakhiri dengan adegan di pantai, dimana para malaikat berkumpul untuk mendengarkan ‘nyanyian surga’. Di pantai ini Seth dan Nathan bertemu dengan sahabat malaikat Seth, yaitu Cassiel yang bertanya tentang keputusan Seth menjadi manusia. Seth menjawab, tidak.

“I would rather have had one breath of her hair, one kiss of her mouth, one touch of her hand, than eternity without it. One.”

Kemudian kita akan menyaksikan Seth menikmati ‘kemanusiaan’nya, bermain air di pantai. Meski sendiri, dia mendapat hadiah terindah dari cinta; sebuah kehidupan.

Judul: City of Angels
Pemeran: Nicholas Cage, Meg Ryan
Rilis: April, 1998
Produser: Charles Roven, Dawn Steel.

June 20, 2011

Tentang #30haritantanganmenulis

Hai semua!

#30haritantanganmenulis ini saya persembahkan, lebih tepatnya mengajak temen-temen yang sebenernya suka menulis tapi kadang malas mengisi blognya untuk lebih rajin mengisi blognya. #eh #kusutbahasa

Jadi selama 30 hari ini kita nulis dan share link tulisan kita di #30haritantanganmenulis ya, semoga bermanfaat bagi empunya blog dan pembacanya juga.

Okay, #30haritantanganmenulis ini akan saya bagi 6 season dimana tiap season ada 5 episode. #eaa #lukatehouse *dirajammassa*

Season 1 —> MOVIE REVIEW

5 hari, 5 film !!
Siapa yang ga suka nonton film? Saya yakin semua suka. Film-film yang direview boleh film apa saja, dari jaman apa saja, dari galaksi mana saja. Pokoknya film! Nah siapa tau temen-temen yang baca review kalian jadi tertarik nonton film yang kalian review. Panjang review, bebas! Secerdas kalian aja bikin review yang semenarik mungkin. Jangan lupa kalau masih ada link(film)nya dishare ya gan! :beer: :kaskusbanget:

Nah itu dulu ya petunjuk season 1 kita. Petunjuk Season selanjutnya akan datang di penghujung season. #eaaa #sokmainkode #robertlangdonwannabe

Nah! Selamat menulis teman-teman!!

Ciao,

Adit @commaditya

PS. #30haritantanganmenulis tujuannya untuk menyemangati kalian menulis lagi. kalo copas tulisan lama sama aja bo’ong kan?
Mari jujur kepada diri sendiri, apa yang akan kita lakukan, outputnya untuk kita masing-masing. #mendadakreligi O:)